-->

Modul Bisnis 1- Perencanaan Pemasaran Untuk Bisnis

Perencanaan Pemasaran Untuk Bisnis

Pemasaran atau marketing memiliki peran yang sangat penting untuk sebuah bisnis. Bisnis yang maju dan berkembang karena didukung oleh strategi pemasaran yang baik.
Perlu diingat, marketing tidak sama dengan sales, sales lebih fokus ke transaksi penjualan, marketing
berbicara lebih menyeluruh mulai dari penjualan, promosi hingga merek.
Menggunakan strategi marketing ada ilmunya dan ada strategi yang perlu direncanakan dengan baik.
  • Marketing berfungsi untuk mengkomunikasikan informasi produk kita ke konsumen, mulai dari kelebihan produk kita, fitur serta berbagai informasi detail tentang produk.
  • Strategi marketing misalnya strategi harga, strategi produk serta promosi akan menjadi senjata ampuh untuk menghadapi persaingan bisnis.
  • Salah satu tujuan penting strategi marketing adalah untuk membangun merek kita.
  • Strategi marketing sangat dibutuhkan sebagai strategi untuk membangun hubungan dengan konsumen sehingga konsumen menjadi loyal.
  • Strategi marketing berperan untuk menjaga pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Bisnis dalam jangka panjang akan sangat ditentukan oleh kekuatan merek, kualitas produk, serta komunikasi pemasaran yang berkelanjutan.

Marketing planning


  • Marketing Plan adalah strategi merencanakan pemasaran secara terstruktur untuk membangun merek dan meningkatkan penjualan.
  • Marketing plan (perencanaan pemasaran) sangat penting untuk dilakukan oleh pebisnis agar strategi yang dibuat terencana dengan baik sehingga memudahkan dilapangan . 
  • Marketing plan dibuat agar tujuan dasar marketing tercapai yaitu kinerja bisnis yang meningkat. aktanya semua perusahaan dan bisnis besar melakukan marketing plan. 
  • Beberapa pebisnis besar pun sudah menyadari pentingnya perencanaan pemasaran agar strategi pemasaran yang dibuat terencana dengan baik. 
  • Hal ini juga sangat penting diterapkan oleh pengusaha pemula agar bisnis yang sedang dirintis bisa berkembang.


6 Tahap Sederhana Membuat Marketing Plan

1. Tentukan Target
2. Analisa SWOT
3. Tentukan Segmen
4. Analisa Pesaing
5. Marketing Mix ( 4P )
6. Persiapkan Anggaran

4 Catatan Penting :

1. Buatlah perencanaan marketing yang sederhana
 namun mencakup semua yang dibutuhkan untuk
 praktek dilapangan.
2. Satu perencanaan marketing sebaiknya dibuat
 untuk satu bisnis.
3. Perencanaan marketing jangan hanya diatas kertas
 namun harus dilakukan (action).
4. Jika memungkinkan perlu ada minimal 1 orang
 khusus yang menghandle pemasaran

TAHAP 1 : Tentukan Tujuan & Target 
  • Tahap awal dalam perencanaan marketing adalah membuat tujuan pemasaran dan target  yang ingin dicapai. Target marketing plan biasanya mencakup tentang membangun merek dan meningkatkan penjualan.
  • Tujuan marketing plan harus dapat diukur. Branding biasanya diukur berdasarkan marketing research namun pengukuran yang cukup sederhana adalah pengukuran penjualan.
TIPS

Penerapan strategi jualan perlu diterapkan mengacu pada konsep smart (specific, measureable,
attainable, relevant and Timely)
  • Spesifik Target jualan harus spesifik, jangan terlalu umum
  • Measureable Target jualan harus terukur
  • Attainable Memungkinkan untuk diterapkan
  • Relevant Relevan sesuai dengan strategi
  • Timely Tentukan periode waktu dari target jualan

PENERAPAN

Misalnya Anda adalah pemilik bisnis fashion, maka Anda harus menetapkan target penjualan untuk periode tertentu: Misal bulan Juni target yang akan harus terjual adalah 500 baju dengan omzet minimal 100 juta.

TAHAP 2 : Buatlah SWOT Sederhana

- SWOT adalah analisa mendasar sebelum membuat marketing plan yang mencakup Strength,
 Weakness, Opportunity & Threat.

- TUJUAN SWOT dilakukan untuk mengetahui posisi kita saat ini. Hal penting dari SWOT adalah mengetahui apa yang menjadi kelebihan kita dan kelemahan kita. Ketika kita tahu apa yang menjadi kelebihan, kelemahan, peluang dan kemungkinan ancaman yang datang dari luar maka kita bisa menerapkan strategi yang tepat untuk memenangkan persaingan.

- FOKUS dari strategi ini adalah perbesar kelebihan kita dan minimalisir kelemahan kita.

Catatan

• Buatlah SWOT yang sederhana namun mencakup yang ada dalam bisnis kita
• Buatlah dalam bentuk list daftar SWOT sebagai referensi kita

Strength


Strength merupakan kekuatan. Kita perlu menjabarkan apa saja yang menjadi kekuatan dan
kelebihan bisnis kita. Fokus perbesar dan tonjolkan ini untuk meningkatkan daya saing bisnis
kita. Contoh : Lokasi jualan yang strategis, memiliki juru masak yang ahli, memiliki modal yang cukup besar.

Weakness


Weakness adalah kelemahan. Kita perlu menjabarkan apa saja yang menjadi kelemahan dan
kekurangan dari bisnis kita. Fokus menimalisir kekurangan kita.
Contoh : Produk mudah hancur saat mengirimkan melalui delivery, produk mudah basi, kualitas
bahan material kemasan yang kurang bagus.

Opportunity


Opportunity adalah peluang. Peluang adalah hal yang kemungkinan akan mendukung bisnis kita
berkembang, namun saat ini belum ada terasa manfaatnya secara real.
Contoh : Memiliki kenalan dan networking yang luas, memiliki sebidang tanah yang bisa dipakai.

Threat

Threat adalah ancaman, ancaman ini biasanya datang dari luar yang terkadang tidak kita
duga. Ancaman dari luar ini kemungkinan besar akan mempengaruhi bisnis kita.
Contoh : adanya pesaing, kenaikan Bahan Bakar Minyak.

TAHAP 3 : Lakukan Analisa Pesaing


  • Sebelum kita menjalankan bisnis dan melakukan strategi pemasaran maka hal penting yang diperlukan adalah melakukan analisa pesaing.
  • Analisa pesaing bisa dilakukan dengan cara sederhana yaitu dengan membuat daftar siapa saja pemain bisnis yang memiliki kemiripan dengan kita. Buatlah daftar pemain bisnis dan juga apa saja yang dilakukan dalam bisnisnya.
  • Analisa pesaing penting sebagai masukan untuk strategi yang akan kita lakukan nantinya.

Beberapa tujuan penting saat analisa pesaing :

 • Sebagai masukan untuk strategi produk kita
 • Sebagai referensi saat penentuan strategi pemasaran
 • Kita bisa mengetahui apa kelebihan dan kelemahan pesaing
 • Kita bisa mengetahui strategi pesaing untuk mendapatkan konsumen
 • Berbagai strategi yang dilakukan pesaing akan menjadi gambaran peta persaingan dan ini
    penting sebagai panduan agar kita bisa memenangkan persaingan.

Tahap sederhana menganalisa persaingan

1.Buatlah daftar list pemain bisnis yang memiliki kemiripan bisnis dengan kita dan akan menjadi
 pesaing kita.

2.Dari daftar list pesaing tadi, cari info dari mereka tentang :
 - Produk apa yang mereka jual
 - Strategi promosi yang mereka lakukan
 - Kelebihan produk mereka
 - Kelemahan produk mereka

3.Setelah dibuat daftar list pesaing dan detail informasinya, langkah selanjutnya adalah buatlah strategi dari bisnis kita yang berisi hal-hal yang perlu kita lakukan untuk membuat strategi bisnis kita lebih baik dari pesaing.

TAHAP 4 : Tentukan Target Market


  • Dalam menyusun perencanaan pemasaran, hal penting yang perlu disusun adalah penentuan target market yang akan kita tuju. Penentuan target market ini sangat penting dilakukan pebisnis agar strategi pemasaran yang dilakukan tidak salah target.
  • Penetapan target market harus disesuaikan dengan karakteristik produk kita.

Tujuan Segmentasi Pasar :

1. Membuat produk-produk yang lebih pas untuk kebutuhan pasar.
2. Menganalisis pasar dan peluangnya.
3. Dapat menentukan strategi komunikasi yang efektif sesuai segmen.

Catatan : Bahasa teori dari penentuan target pasar adalah penentuan STP (Segmenting, Targeting dan
 Positioning). Pebisnis pemula tidak harus menjabarkan secara lengkap dari STP ini, namun
 setidaknya mengerti cara menentukan target market dan tidak salah dalam penentuan target
 market dari produknya.

BERBAGAI SEGMENTASI :

Gender                      :Pria/wanita
Usia                          :Anak, Remaja, Dewasa, Usia Lanjut (penentuan umur bisa disesuaikan)
Lokasi                       :Kota, Daerah dll
Status Pekerja           :karyawan, pengusaha, anak sekolah, ibu rumah tangga dll.
Prilaku                      :Kaum metropolitan, kaum tradisional, anak gaul dll
Kelas Sosial              :Kelas ekonomi bawah, menengah, atas.

Catatan :Segmentasi diatas merupakan gambaran umum dari berbagai segmen namun detailnya bisa disesuaikan dengan karakteristik bisnis kita. Bagaimana menentukan target pasar ? Lakukan analisa peluang, manakah market yang paling berpeluang sukses jika kita menjual produk kita.

Bagaimana Menentukan Target Pasar?

Langkah 1 : Lakukan analisa karakteristik produk, kira-kira dari produk yang sudah kita buat, paling pas menyasar segmen yang mana.

Langkah 2 : Lakukan segmentasi pasar, segmentasi pasar bisa dilakukan dengan mendetailkan segmen yang ingin kita tuju (gender, usia, lokasi dll)

Langkah 3 : Tentukan target market. Target market ini merupakan kesimpulan dari berbagai segmen yang dibuat. Target market hanya terdiri satu kesimpulan dari penjabaran segmentasi yang dibuat.

Misal dari segmentasi yang dibuat maka target market dari produk A adalah sebagai berikut :

  • Contoh Misalnya hijab
  • Gender Wanita
  • Usia Remaja dan Dewasa (17 – 30 tahun)
  • Lokasi Jabodetabek
  • Status Pekerja karyawan dan Mahasiswa
  • Prilaku Kaum metropolitan
  • Kelas Sosial Kelas ekonomi menengah 

Langkah 4 : Tetapkan strategi pemasaran sesuai dengan target market yang sudah dibuat. Misal jika target marketnya adalah menengah kebawah maka kualitas produk dan strategi komunikasinya berbeda, sama halnya jika menyasar kalangan menengah atas, lokasi jualan, kemasan produk dan cara
promosi juga berbeda. Strategi pemasaran ini mencakup produk, harga, promosi dan channel
penjualan (marketing mix)

TAHAP 5 : Simple Marketing MIX

Marketing mix atau bauran pemasaran adalah inti dalam perencanaan pemasaran yang mencakup strategi produk, strategi harga, strategi promosi dan strategi channel/distribusi penjualan.
Marketing MIX dalam bahasa inggris lebih terkenal dengan 4P (Product, Price, Place & Promotion) Meskipun diluaran sana semakin banyak jargon marketing mix misal 7P, 9C, namun strategi paling dasar dan penting adalah strategi pemasaran 4P ini.

✔️ Product (Strategi Produk)
Pertama-tama, untuk masuk ke pasar, kita harus memiliki produk yang bagus sesuai dengan target pasarnya. Produk meliputi unsur-unsur jenis-jenis produk, kualitas, desain, features (fasilitas dan kegunaannya), nama merek, kemasan, ukuran, pelayanan, garansi dll. 

Berikut ini beberapa komponen strategi produk :

Kemasan, Penggunaan kemasan yang seperti apa yang akan digunakan untuk produk kita.

Konten,  Kualitas konten produk berbicara tentang isi produk itu sendiri (misal kualitas produk kualitas makanan, kualitas layanan)

Merek, Penggunaan merek yang seperti apa yang nantinya akan diberikan ke produk kita.

Fitur produk, Fitur apa saja yang akan diberikan untuk produk kita.

Varian, Varian apa saja yang akan dijual dari produk kita nantinya

Layanan, Layanan apa saja yang akan diberikan dari produk kita

Kelebihan,  Apa yang menjadi kelebihan produk kita dibanding pesaing, misal lebih bagus, lebih murah atau lebih banyak.

✔️ Price (Strategi Harga)
Produk tersebut harus memiliki harga yang sesuai dengan target pasar. Price meliputi penentuan
harga produk, potongan, jangka waktu pembayaran, aturan kredit. Harga yang ditentukan saat
perencanaan pemasaran harus disesuaikan dengan hal-hal sebagai berikut :

- Profit, Penentuan berapa besaran margin keuntungan yang diinginkan dari produk kita,
 misalnya 10% atau 30% atau dll.

- Pesaing, Lakukan analisa harga pesaing dipasaran, ini penting sebagai referensi penentuan harga.

- Jumlah,  Ketika produknya adalah produk masal mungkin akan lebih murah ketimbang bukan produk masal.

- Strategi, Penetapan strategi diskon, strategi harga murah diawal dll.

✔️ Place (Strategi Channel dan Distribusi)
Lokasi atau tempat yang kita masuki juga menentukan keberhasilan menggarap target pasar. Place meliputi saluran distribusi, cakupan (coverage), lokasi, distribusi penjualan dll. Komponen ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam pemasaran, karena tujuan utama dari pemasaran adalah menyalurkan barang - barang atau jasa, maka komponen place haruslah
tepat sasaran.

Beberapa konsep distribusi penjualan :

• Toko offline (misal toko dijalan strategis, di mall dll)
• Toko online
• Jaringan distribusi cabang, franchise dan penggunaan retail modern
• Jaringan reseller

✔️ Promotion (Strategi Promosi)
Promotion : Ketiga P yang lain tak akan berarti tanpa promosi, yakni mengkomunikasikan produk
kita kepada target pasar. Promosi penting untuk membangun brand awareness (orang tahu
produk kita) serta membuat konsumen berkeinginan membeli produk kita

Beberapa komponen promosi antara lain :

Promosi offline
  •  Iklan (TV, Radio, Media Cetak)
  •  Event Promo
  •  Sponsorship
  •  Print Ad (Banner, Brosur, Poster, Katalog dll)
  •  Sales Promo
  •  Sales Person
  •  Direct Marketing (SMS, BBM, Mail)
Promosi online
  •  Website
  •  Iklan online (online Ad)
  •  Social Media Marketing
  •  SEM & SEO (Google optimizing)
  •  Promosi melalui online shop
  •  Email Marketing
TAHAPAN 6 : Budgeting

Dalam mempersiapkan perencanaan pemasaran (marketing plan) sangat diperlukan untuk membuat
perencanaan budgeting (anggaran) untuk persiapan realisasi marketing plan.
Perencanaan anggaran ini disusun berdasarkan setiap hal yang dibutuhkan untuk marketing plan.

Catatan

  • Penentuan anggaran tidak harus besar, namun disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Tetap lakukan prinsip efisiensi dan jangan boros.
  • Gunakan anggaran dengan tepat dan terkontrol.
  • Setiap anggaran dan komponen anggaran pasti akan berbeda tergantung dari bisnisnya.

Berikut ini beberapa komponen yang biasanya digunakan saat menyusun perencanaan pemasaran :
(komponen ini bisa digunakan sebagai referensi)

- Biaya Produk
Biaya Pengembangan Produk
Biaya Kemasan

- Biaya Distribusi Channel
Biaya Sewa tempat pameran
Biaya Website
Biaya Sewa Tempat Jualan

- Biaya PromosiBiaya Iklan di media komersial (TV, Majalah, Koran, Radio)
*jika ada Biaya pengadaan promo media cetak (Brosur, Banner dll)
Biaya Internet
Biaya Admin Social Media (Jika ada)
Biaya Promo lainnya

Catatan :
• Tidak ada ketentuan khusus saat penentuan biaya
• Pada dasarnya biaya akan disesuaikan dengan kebutuhan.

Lanjut modul bisnis 2 Strategi Promosi Untuk UKM ➟

0 Response to "Modul Bisnis 1- Perencanaan Pemasaran Untuk Bisnis"